Sejarah Jam Tangan Rolex

Sejarah Jam Tangan Rolex

Sejarah Jam Tangan Rolex – Bagi para pecinta jam tangan mewah tentu tidak asing lagi dengan jam tangan Rolex. Rolex SA merupakan salah satu merk jam tangan mewah yang berasal dari Swiss. Karena mengusung konsep yang mewah, tidak heran jika harga jam rolex sangat mahal, dan juga disebabkan bahan material yang digunakan pun sangat elegan, contohnya emas, perak dan kristal.

Kepopuleran jam tangan Rolex rupanya membutuhkan waktu yang tidak kilat. Jam tangan mewah ini melewati proses percobaan dalam waktu yang cukup panjang.

Kehadiran jam tangan Rolex tidak terlepas dari Hans Wilsdorf yang tidak lain merupakan pembuatnya. Pada tahun 1905, Hans Wilsdorf yang masih berusia 24 tahun mendirikan sebuah perusahaan yang berkonsentrasi terhadap distribusi alat penunjuk waktu. Meskipun kala itu jam tangan masih belum dapat menunjukkan waktu secara akurat, namun ia memprediksi bahwa jam tangan nantinya akan menjadi sesuatu hal yang banyak diandalkan tanpa meninggalkan kesan yang elegan.

3 tahun setelah perusahaannya berdiri, Hans Wilsdorf berkeinginan agar jam tangan yang diproduksinya memiliki nama yang pendek namun mudah diingat dan diucapkan, hingga terciptalah nama Rolex. Selain itu, ia juga menginginkan jam tangan Rolex buatannya memiliki fisik yang elegan dan menawan, termasuk pada pelat dan mesinnya.

Hans Wilsdorf terus berusaha memperoleh jam tangan terbai hingga pada tahun 1910, jam tangan tersebut menjadi yang pertama memperoleh penganugeraan Sertifikasi Ketepatan Kronomestris Swiss (Swiss Certificate of Chronometric Precision) oleh Pusat Penilaian Jam Tangan Resmi di Bienne.

Pada tahun 1919, perusahaan Rolex pindah ke Jenewa. Setelah berpindah ke kota ini, jam tangan Rolex pun mulai dikenal secara internasional. Setahun kemudian, Montres Roles SA pun telah terdaftar di Jenewa secara resmi. Pada tahun 1926, Rolex menghadirkan jam tangan bersifat kedap air dan kedap debu untuk pertama kalinya yang diberi nama Oyster. Hal ini menjadi suatu prestasi yang sangat membanggakan.

Kiprah jam tangan Rolex pun terus berlanjut. Pada tahun 1931, perusahaan Rolex pun mulai menciptakan, serta mematenkan mekanisme pemuntiran otomatis dengan memanfaatkan rotor perpetual pertama di dunia. Hal ini menjadi sebuah karya seni sejati yang saat ini digunakan sebagai inti dari tiap jam tangan otomatis yang modern.

Pada tahun 1945, kembali hadir jam tangan Rolex dengan model Datejust. Datejust tersebut merupakan jam tangan kronometer pemintir otomatis pertama dari Rolex yang menampilkan tanggal pada jendela di pelatnya. Jam tangan model ini dilengkapi dengan tali jam Jubilee yang diciptakan khusus untuk jam tangan seri tersebut. Tidak begitu lama, jam tangan Datejust dari Rolex ini pun dikenal luas di dunia internasional. Kala itu, jam tangan tersebut hanya diperuntukkan bagi para pria, namun tidak lama kemudian Rolex pun menghadirkan jam tangan Datejust Rolex untuk wanita.

Di tahun 1978, Rolex kembali menghadirkan jam tangan terbaru yang berjuluk Sea-Dweller 4000. Jam tangan ini diklaim mampu kedap air hingga kedalaman 1.220 meter atau 4.000 kaki. Pada tahun 1992, Rolex kembali menghadirkan jam tangan terbaru dengan desain yang elegan dan mewah. Tidak lain merupakan seri Lady-Datejust yang diberi nama Pearlmaster.

Di tahun yang sama, Rolex rupanya mempersiapkan jam tangan Oyster Perpetual Yacht-Master yang sangat cocok digunakan di dunia pelayaran. Pada tahun 2000, Rolex rupanya mampu menghadirkan mesin jam kronograf kaliber 4130 yang dirakit secara eksklusif. Perakitan tersebut diperuntukkan Cosmograph Daytona. Meskipun perakitannya hanya menggabungkan 290 komponen, namun perangkat tersebut mampu menciptakan keterpaduan dan kesederhanaan

5 tahun berselang, perusahaan Rolex memproduksi dan mematenkan bingkai cincin Cerachrom yang berguna untuk menciptakan model Profesional yang bermaterialkan bahan keramik. Bahan tersebut rupanya sangat tahan terhadap goresan dan warnanya tidak mengalami perubahan meskipun terkena sinar matahari. Di fisik terluar dari jam tangan menunjukkan kesan yang istimewa dengan polesan berlian dan ukiran graduasi berlapis platinum tipis.

Pada tahun 2007, terciptalah jam tangan Oyster Perpetual Yacht-Master II dengan kronograf regatta. Jam tangan ini merupakan jam tangan pertama yang dilengkapi dengan fitur hitung mundur. Setahun kemudian, muncul pula jam tangan Rolex Deepsea yang dirancang khusus untuk eksplorasi bawah laut secara ekstrem.

Tidak sampai disitu saja, muncul pula jam tangan Rolex seri lainnya, ada Sky-Dweller dan Oyster Perpetual Rolex Deepsea Challenge yang diluncurkan pada tahun 2012. Kepopuleran jam tangan Rolex terus mencatatkan angka yang sangat baik, bahkan hampir tiap periode tertentu, perusahaan mampu menciptakan jam tangan Rolex terbaru dengan fitur yang lebih menarik dan kreatif.