Peluang Usaha Kuliner Dengan Usaha Roti Bakar

Peluang Usaha Kuliner Dengan Usaha Roti BakarSiap Bisnis – Menyambangi gerai roti bakar, kini menjadi pilihan sebagian orang di malam hari. Apalagi bagi kaum muda. Selain mengisi perut, mereka bisa nongkrong sembari bercanda tawa dengan temannya.

Ramainya gerai-gerai roti bakar menginspirasi Indera Kurniawan untuk membuka gerai Roti Bakar (Rotbak) 543, April 2015 kemudian.  di tahun yang sama, kemitraan Rotbak 543 langsung ditawarkan indera.

Bahkan, saat itu, ia memasang sasaran untuk membuka sepuluh gerai sampai 2017. Tetapi, sekarang, Indra justru sudah membuka 22 gerai rekan. Lokasinya pun tersebar dari Tangerang sampai Jember.

Kemitraan Rotbak lima ratus empat puluh tiga ini ditawarkan dengan harga Rp dua ratus juta hingga Rp 300 juta. Perbedaan biaya investasi ini tergantung lokasi kota mitra berada. Yang pastinya, tempat seluas tiga ratus m2 disediakan mitra harus.

Selama 5  tahun, fasilitas yang bisa diperoleh yaitu penggunaan merek

Suasana yang cozy dan harga yang terjangkau menjadi kelebihan Rotbak 543. “Bedanya roti bakar di sini, teksturnya rotinya lebih lembut lantaran roti bun kami sintetis sendiri,” kata Maria, GM Rotbak 543. Oleh karenanya, rekan mesti membeli bahan formal dari pusat. Mitra juga dikutip royalty fee 5% dari omzet.

Tak hanya itu, walau berjuluk gerai roti bakar, ada banyak menu yang disajikan sehingga konsumen punya tidak sedikit pilihan. Varian roti bakarnya sendiri terdiri dari seratus lima puluh enam rasa, diantaranya, chococrunch, nutela, marsmellow dan rasa-rasa kekinian lainnya.

Harga roti bakarnya berkisar antara Rp 9.000-Rp 25.000. Di luar roti bakar, tersedia pula mie goreng, pizza, rice bowl, nasi goreng dan lainnya.

Dengan aneka menu ini, mitra Rotbak lima ratus empat puluh tiga ditargetkan bisa meraih omzet berkisar Rp dua ratus lima puluh juta-Rp 280 juta tiap bulan. Kemudian, prediksi balik modalnya 9  bulan.

Erwin Halim, pengamat usaha dari Proverb Consulting menilai waktu balik modal sembilan  bulan terlalu tidak lambat. Sebab, investasi ini belum termasuk peralatan dan perlengkapan. “Prakiraan saya, minimal satu koma  lima tahun,” ujar Erwin.

Selain itu, menurut Erwin, menu yang ditawarkan terlalu banyak dan peluang usaha yang menguntungkan ini gampang ditiru pemain lain. – Siap Bisnis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *